· Definisi Operasi Jasa
Menurut Payne, “Jasa merupakan suatu kegiatan yang memiliki beberapa unsure ketakberwujudan yang melibatkan beberapa interaksi dengankonsumen atau dengan property kepemilikannya dan tidak menghasilkan transfer kepemilikan.”
· Klasifikasi Operasi Jasa
Penawaran jasa digolongkan menjadi 5, yaitu: 1. Pure Tangible Goods 2. Tangible Goods with Accompanying service 3. Hybrid 4. Major service with accompanying Minor Goods and service 5. Pure service
· Perencanaan dan Penjadwalan Operasi Jasa
Menjadwalkan system jasa berbeda dengan system lainnya dalam beberapa hal. Pertama, pada manufaktur, pendekatan penjadwalan adalah pada materialdan jasa adalah pada susunan pegawai. Kedua, sistem jasa jarang menyimpan persediaan. Ketiga jasa padat karya dan permintaan tenaga kerja sangat bervariasi. Rumah sakit merupakan contoh dari fasilitas pelayanan mungkin menggunakan jadwa serumit yang ada pada job shop. Bank pelatihan bersilangan tenaga kerja menjadi pegawai di bagian pinjaman dan para manajer lainnya dapat menyediakan bantuan jangka pendek pada kasir yang dibutuhkan. Penjadwalan karyawan jasa dengan penjadwalan berkala terdapat 7 langkah, yaitu: 1. rencana sebuah jadwal yang adil bagi setiap orang yang di jadwalkan 2. tentukan berapa ship paling sedikit yang diinginkan yang harus ada setiap minggu 3. mulai jadwal untuk satu orang karyawan yang menjadwalkan hari libur disepanjang siklus perencanaan 4. tentukan hari libur untuk karyawan pertama tersebut dengan menggunakan langkah. 5. Ulangi setiap pola berikut untuk setiap karyawan yang lain, tetapi berlakukan off-set satu minggu dari karyawan sebelumnya 6. Izinkan setiap karyawan untuk memiliki ”slot” dan ”garis” nya sendiri sesuai denan senioritas. 7. Amanatkan bahwa semua perubahan dan jadwal yang telah ditentukan, hanyalah di antara karyawan yang ingin saling bertukar jadwal.
· Pengendalian Operasi Jasa
Perusahaan harus membuat suatu rencana atau tata cara (mekanisma) untuk mengelola aktivitas berdampak penting dengan cara menetapkan dan menjalankan kegiatan sesuai dengan kondisi-kondisi yang telah ditetapkan di dalam tata cara tersebut. Pengendalian operasi merupakan inti dari Sistem Manajemen Lingkungan karena penerapan yang efektif terhadap Klausa ini berarti suatu kinerja lingkungan yang mampu memenuhi ketentuan peraturan, mencegah pencemaran seperti pencemaran dari bengkel dan restoran dan bertambah baik dari waktu ke waktu atau terpenuhinya komitmen dalam Kebijakan Lingkungan.
· Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar